Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

[video] dr. Fidiansjah "Skak Mat" Aktivis LGBT di ILC

10:07
"Itu cuma buku saku! Ini yang benar, ini textbooknya!", tegas wakil Seksi Religi, Spiritualitas dan Psikiatri dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kejiwaan Indonesia (PDSKJI), Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ., M.P.H., ketika membantah seorang aktivis LGBT yang berargumen dengan memakai buku yang dianggapnya "ilmiah".

Argumen dokter jebolan Universitas Indonesia (UI) dan Master of Public Health Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berpedoman pada PPDGJ (Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa) tersebut mematahkan, menskak mat, menggugurkan argumen aktivis LGBT yang sudah sangat percaya diri.

Mungkin seluruh umat Islam yang menonton Indonesia Lawyers Club di TvOne malam ini (16/2/2016) langsung bergemuruh, layaknya supporter yang gembira karena tim mereka mencetak goal :')

Kegembiraan ini jangan lupa kita salurkan melalui doa-doa. Kita doakan dan beri support pada Psikiatri Indonesia agar mereka segera mengeluarkan PPDGJ terbaru lagi yang sesuai dengan nilai-nilai agama, moral bangsa Indonesia.

Tidak lupa kita doakan pula, teman-teman SSA yang sedang berjuang untuk kembali ke fitrahnya. Semoga Allah selalu arahkan hati-hati mereka dalam ketaatan, kebaikan dan melindungi mereka dari jalan keburukan. Karena kita tidak tahu dari lidah-lidah siapa doa itu akan dikabulkan.

(by Sarah Mantovani)

Apa yang Dilakukan LHI di Lapas Sukamiskin?

22:09

Berlian diletakkan dimanapun tetaplah berlian. Ungkapan ini bisa menggambarkan sosok gurunda ustadzuna Luthfi Hasan Ishaaq yang menjadikan penjara sebagai tempat menebar kebaikan.

Begitupan seperti ungkapan ulama Ibnu Taimiyah: “Apa yang dapat dilakukan oleh musuhku? Sesungguhnya surgaku ada di hatiku. Ke manapun aku pergi dia selalu bersamaku. Apabila aku dipenjara maka itu adalah khalwatku (tempat totalitas ibadah) dengan Allah, apabila aku dibunuh maka syahadah (kesyahidan) bagiku, dan apabila aku diusir maka itu merupakan syiyahah (perjalanan di jalan Allah).”
 
Berikut selengkapnya kiprah Ustadz alumni Gontor ini di penjara Sukamiskin Jawa Barat seperti dimuat di Kompasiana (31/12/2015:

Apa yang Dilakukan LHI di Lapas Sukamiskin?

Ingat kasus dugaan korupsi yang dituduhkan kepada Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), mantan Presiden PKS, yang akhirnya menjebloskannya ke dalam penjara? Bagaimana kabar LHI saat ini setelah masuk “pesantren” Sukamiskin Bandung?

Setelah divonis, LHI dimasukkan ke dalam Lapas Kelas I Sukamiskin di tahun 2013. Lapas yang beralamat di Jl. AH Nasution no 114 Bandung itu menempati lahan berupa tanah dan bangunan seluas 54.730 m2 dengan daya tampung 522 tahanan. Banyak tahanan kasus korupsi yang berada di lapas ini, seperti Rudi Rubiandini, Anas Urbaningrum, Andi Malarangeng dan lain sebagainya.

Berbeda dengan politisi lainnya, LHI yang berlatar belakang aktivis dakwah langsung giat melakukan kegiatan spiritual bersama para napi lainnya sejak masuk di lingkungan Lapas pada Oktober 2013. Di Lapas Sukamiskin sudah ada tradisi obrolan atau diskusi selepas Subuh sejak sebelum LHI datang, namun kehadiran LHI memberikan energi dan spirit baru bagi peserta obrolan Subuh ini. Para penghuni Lapas, yang disebut dengan istilah Warga Binaan (Warna), menyebut LHI dengan sebutan Kyai atau Ustadz.

Obrolan selepas Subuh berakhir sampai jam 06.00, sekitar satu jam. Semula hanya tempat kongkow yang kurang terarah dan terprogram. Namun begitu LHI hadir, obrolan itu berubah menjadi Majelis Subuh yang hangat dan terprogram. LHI rutin memberikan tausiyah dan dilanjutkan dengan tanya jawab tentang berbagai persoalan kehidupan. Ada sangat banyak tema dialog yang ditanyakan kepada LHI dan mampu dijawab dengan baik sehingga memberikan kenyamanan kepada para peserta diskusi.

Pesertanya adalah para warna Lapas Sukamiskin, rutin sekitar limapuluh orang. Menurut Andi Alfian Malarangeng, Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga di era Pemerintahan SBY yang juga salah seorang warna Sukamiskin, forum Subuh ini “secara konten sangat bagus karena bekal keagamaan LHI sangat luas dan dalam, serta dijelaskan dengan sangat jelas. Memberikan solusi tanpa harus menyampaikan sesuatu yang bersifat dogmatis”.

Kegiatan ini berlangsung di salah satu pojok lapas yang kerap disebut sebagai “Palang”. Godot Sukampret, salah seorang penghuni Lapas Sukamiskin, menuturkan bangunan Lapas yang indah dengan bentuk trapesium. Persilangan blok bertingkat antara bagian utara – selatan dan barat – timur, titik sentralnya secara kultural disebut sebagai “Palang”.

Menurut Godot, “Palang itu bagai panggung di Broadway yang tidak pernah berhenti dari pentas kehidupan maupun kreativitas”. Godot juga mencatat, Palang adalah “sebuah persinggungan antara ujung cinta yang memberontak dan ujung ikhlas yang tak memberontak”. Di sinilah –menurut Godot—tempat yang paling asyik untuk diskusi, ngobrol, catur, bermain musik bahkan kegiatan resmi penjara.

Usai forum Subuh, banyak peserta yang tidak puas dengan terbatasnya waktu, sehingga minta tambahan waktu untuk konsultasi atau bertanya secara pribadi kepada LHI. Diskusi mereka ini direkam dan sekarang sudah dibukukan dengan judul “Suatu Subuh di Sukamiskin: Catatan Persaudaraan Majlis Shalat Subuh Penghuni Lapas”. Buku setebal 182 halaman itu diterbitkan oleh DMN Publishing mendapatkan Kata Pengantar dari Ketua KPLP Sukamiskin, Heru Trisulistiono.

Mahfudi Husodo, salah seorang warna yang aktif merekam dan mencatat materi obrolan Subuh bersama LHI menceritakan, betapa antusias para warna terhadap forum itu. Beberapa orang meminta kepada dirinya untuk menyampaikan pertanyaan kepada LHI agar dijawab dalam Majelis Subuh keesokan harinya. Bahkan ada peserta Majelis Subuh yang beberapa hari tidak bisa hadir karena sakit, setelah sembuh langsung menemui Mahfudi untuk meminjam rekaman dan catatan karena tidak ingin ketinggalan tausiyah rutin LHI.

Menurut Prof. Rudi Rubiandini, mantan Wakil Menteri ESDM dan Ketua SKK Migas di zaman pemerintahan SBY, salah seorang Warna Sukamiskin, forum Subuh ini banyak memberikan solusi. “Hal-hal yang selama ini kita tidak kenal, bukan hanya masalah agama, tapi masalah kehidupan keseharian, dalam pengalaman yang mereka ceritakan, tidak perlu menanyakan, tapi pertanyaan itu ilmu baru bagi kita. Jadi dari segala sisi kita melihat. Di sini kita saling membuka hati, saling menyampaikan uneg-uneg, kalau ada solusi saling memberi solusi”.

LHI juga memiliki kebiasaan khas, selepas Subuh berkeliling mengunjungi warna Sukamiskin yang sedang sakit, atau mengirimkan sarapan kepada warna yang baru datang. LHI juga dikenal sebagai warna Sukamiskin yang paling banyak dikunjungi tamu dan terbiasa menjamu tamu dengan makanan ala penjara. Hal-hal sederhana seperti ini membuat LHI dikenal oleh seluruh penghuni Lapas Sukamiskin, dan dijadikan sebagai rujukan dalam berbagai urusan. (jogojagad)

Sumber: http://www.kompasiana.com/jogojagad/apa-yang-dilakukan-lhi-di-lapas-sukamiskin_568484cf4ef9fd1911629892

Kedatangan (Serbuan) Tenagakerja China Picu Konflik Di Papua

12:16

Yang masih tidak percaya tenaga kerja China sekarang sudah invasi ke Indonesia bahkan ke Papua, silahkan baca berita berikut:

http://mediapapua.com/metropolis/total-telah-40-tka-asal-tiongkok-dipulangkan/

Sebanyak 40 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di Pabrik Semen Maruni, Distrik Manokwari Selatan telah dideportasi ke negara asalnya, China. Rata-rata, TKA ini tidak memiliki Ijin Kerja (RPJKA) dan Ijin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTKA).

“Mereka dideportasi karena dokumen ijinnya tidak lengkap, dan visa ijin kunjungan dipakai untuk bekerja. Prediksi kami, kedepan masih ada TKA yang dideportasi,” kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kabupaten Manowkari, Anton Purnomo Hadi, SE, MM, Minggu (17/5).

Menurutnya, dari jumlah 359 TKA, sekitar 200 lebih TKA telah mengajukan Permohonan Pengurusan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) ke Kantor Imigrasi Manokwari. Namun hal ini masih bersifat permohonan dan belum ada jawaban dari pihak imigrasi karena jelas-jelas hal ini sudah melanggar aturan imigrasi dan ketenagakerjaan.

Dikatakan, terkait kasus ini, pihaknya sempat didatangi perwakilan PT SDIC Papua Cemen Indonesia, dan meminta agar diberikan toleransi waktu agar TKA ini tidak dideportasi, karena sementara menunggu realisasi RPTKAnya, tetapi hal ini tidak dapat diterima, karena sudah jelas apa yang dilakukan tidak sesuai aturan.

***

Jumlahnya sudah ratusan, tidak pakai visa tenaga kerja asing, semua visa wisata, sementara yang dipulangkan karena paspornya bermasalah. Jadi pemicu konflik di masyarakat lokal Papua, sebab sampai pekerjaan kasar seperti buruh bangunan juga asli dari China.

Terus pemerintah akan bangun PLTU untuk pasok listrik ke proyek pabrik semen (bersebelahan lokasinya), berapa ribu lagi yang akan datang???

China Percepat Bangun PLTU Manokwari

http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2211396/tiongkok-percepat-bangun-pltu-manokwari

FOTO-FOTO TENAGA KERJA CHINA DI MANOKWARI PAPUA:



Gubernur Irwan: Pemprov Sumbar Siap Tampung Pengungsi Rohingya

09:59

Nasib pengungsi yang dialami warga Rohingya di Aceh mengetuk hati pemerintah demi rasa kemanusiaan untuk menampung mereka secara terbuka. Sikap pemerintah terbuka secara menyeluruh dari pusat hingga ke daerah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) tidak akan melarang jika warga Rohingya berkeinginan ke Sumbar. Pemerintah siap menampung mereka yang berada di penampungan Aceh, apabila penampungan di sana ingin dipindahkan ke Sumbar.

“Para pengungsi ataupun para pelarian dari Myanmar kalau masuk ke wilayah Sumbar, secara kemanusiaan kita akan terima, rawat dan jaga mereka,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada wartawan Kamis (28/5).

Irwan Prayitno mengatakan, mereka diterima, setelah melalui prosedur yang tidak menyalahi aturan. Pihak otoritas yang berwenang menangani masalah pengungsi, diminta terlebih dahulu untuk menindaklanjutinya.

Meski persiapan berupa tempat penampungan belum tersedia, demi kemanusiaan Pemprov Sumbar siap menampung warga Rohingya. Terkait pembiayaan, pemerintah akan mengupayakan melalui dana yang tertampung di Badan Amil Zakat (BAZ). (Musthafa Ritonga)

Sumber: Obsessionnews

'TNI Harus Rekrut Mujahidin untuk Tumpas OPM'

09:31

Pengamat Teroris, Musthofa Nahrawardaya mengusulkan kepada pemerintah agar TNI mengirimkan mujahidin untuk melawan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“TNI terkesan takut oleh OPM. Karenanya, mereka harus merekrut mujahidin Indonesia untuk menumpas gerakan separatis itu,” jelas Musthofa kepada Islampos lewat sambungan telefon pada Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, TNI takut pada OPM karena mengetahui kekuatan mereka. Berbeda dengan kasus teroris di Indonesia, tambahnya, yang cendrung rekayasa.

“Tantangan gerakan separatis OPM dinilai TNI sebagai tantangan serius. Jika teroris yang menantang, itu bukan tantangan beneran. Tantangan itu (teroris.red) hanya untuk kepentingan sesaat, seperti kepentingan politik, pencitraan, dan jabatan di tingkat TNI Polri,” tukas Musthofa.

Musthafa menilai, dalam penanganan teroris selama ini terdapat hal-hal yang janggal.

“Misalnya diberitakan mereka (teroris.red) menyelundupkan senjata, itupun gak pasti karena kita gak tahu wujudnya. Kita hanya tau dari keterangan Polri, densus dan BNPT saja,” jelasnya.

Menurut Musthafa, gerakan separatis ini didukung persenjataan oleh Australia dan Amerika yang menginginkan papua merdeka.

“Jika begitu, senjatanya pasti ada, karena itulah TNI takut,” pungkasnya.

Sumber: Islampos

Tarik Dana ke Indonesia, Presiden Jokowi Setuju Koruptor Diampuni

05:26

Secara prinsip, Presiden Joko Widodo mendukung penghapusan sanksi kepada pelaku tindak pidana umum dan khusus, di luar terorisme dan narkoba. Asalkan mereka memindahkan dana yang di parkir di luar negeri ke Indonesia.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi Pramudito saat menggelar silaturahim dengan pemimpin redaksi media massa, Jakarta, Rabu (27/5) malam.

"Kami berusaha menjadi mediator untuk menggodok wacana itu bersama aparat penegak hukum (Kepolisan, Kejaksaan, dan KPK)."

Penghapusan sanksi pidana ini juga berlaku bagi koruptor yang memindahkan uangnya ke Indonesia.

"Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) setuju. Alasannya daripada banyak kasus rekening gendut tak tertangani, lebih baik mereka bawa balik uangnya dan bayar pajak."

Sigit menjelaskan sejumlah keuntungan jika orang kaya Indonesia, termasuk pelaku tindak pidana khusus atau umum di luar terorisme dan narkoba, memindahkan dananya dari luar negeri ke Tanah Air. Diantaranya, pemerintah bisa mendapat pemasukan langsung dan dana tersebut bisa dipakai untuk memutar roda ekonomi nasional

"Mereka harus bayar tebusan sekitar 10 persen-12 persen dari dana yang diparkir. Tebusan ini sebagai penerimaan pajak. Apa jenis pajaknya, nanti kami pikirkan."

Sebagai gambaran, menurut Sigit, dana orang Indonesia diparkir di Singapura mencapai Rp 3 ribu-Rp 4 ribu trilun. Jika mereka memindahkan sekitar Rp 1.000 triliun ke Indonesia, maka pemerintah bisa mendapat pemasukan langsung sekitar 10 persen atau Rp 100 triliun.

"Kalau pemerintah dapatnya sebesar itu atau di atasnya, kebijakan ini worth it. Jika pemerintah dapatnya di bawah itu, tidak."

Persoalannya, terobosan ini membutuhkan payung hukum berupa undang-undang. Nah, Sigit berharap inisiatif membuat beleid tersebut datang dari legislatif.

"Nggak mungkin Kemenkeu membuat undang-undang terkait special atau legal amnesty semacam itu, karena di luar kewenangannya. DPR sudah kami ajak bicara."

Dia berharap pembahasan draf undang-undang terkait itu sudah bisa diusulkan di rapat paripurna dan komisi di DPR pada Juni-Juli tahun ini sebagai salah satu prioritas program legislasi nasional (Prolegnas) 2016. Jika tembus, pembahasan untuk menjadi undang-undang tak perlu makan waktu lama.

"Pasal-pasalnya cuma butuh sedikit kok. Juli, Agustus, September selesai dibahas, undang-undangnya jadi bisa dijalanin tahun ini juga."

Sumber: http://www.merdeka.com/uang/tarik-dana-ke-indonesia-presiden-jokowi-setuju-koruptor-diampuni.html

Dilaporkan Ke Polisi, Ade Armando: Ini Salah Wahabi dari Arab Saudi

09:01

Dosen Universitas Indonesia, Dr Ade Armando, yang dilaporkan ke Polda Metrojaya atas dakwaan penistaan agama oleh Johan Khan, menuduh bahwa semua kekisruhan ini adalah karena Wahabi dari Arab Saudi.

“Jelas-jelas saya menyatakan: “Allah itu kan bukan orang Arab”. Mereka yang berpikiran jahat tentu bisa saja memelintir logika pembaca dengan mengatakan bahwa dengan demikian saya menyatakan bahwa Allah itu pada dasarnya orang, tapi bukan orang Arab,” kata Ade seperti dilansir Madina Online, Senin (23/5/2015).

“Masalahnya memang saat ini ada sebuah gejala yang mengganggu. Ada kelompok-kelompok dalam masyarakat yang terus menyuarakan gagasan bahwa kebudayaan Islam adalah kebudayaan Arab. Gejala kearab-araban itu terlihat dari gaya berpakaian, gaya bicara, gaya berkesenian atau juga gaya berpikir. Gejala ini berlangsung akibat propaganda internasional kaum Wahabi di Saudi Arabia yang dalam beberapa dekade terakhir berusaha menjadikan Kerajaan Saudi Arabia sebagai pusat Islam dunia,” lanjut pendukung fanatik Jokowi ini.

Bahkan, kebencian Ade terhadap Arab kelihatan sekali ketika dia mendapati ada orang yang mengganti namanya dengan nama Arab.

“Dalam kasus tertentu di Indonesia, ada pemuka agama yang mengubah nama domestiknya menjadi nama Arab. Atau ada politisi yang dengan sengaja menggunakan segenap atribut kearaban utuk membangun citra kesolehan dia. Semua berasal dari cara pandang, Islam adalah Arab,” terang Ade.

Sebagaimana diberitakan, Ade Armando pada Sabtu (23/5/2015) dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penistaan agama.

Pelapornya seorang netizen bernama Johan Khan, pemilik akun Twitter @CepJohan.

"@adearmando1 anda sudah saya laporkan. Selamat menjalani proses hukum! #TuntutAdeArmando," cuit Johan melalui akun Twitter-nya.

Dari bukti laporan yang diregistrasi dengan nomor TBL/1990/V/PMJ/Ditreskrimsus dan diunggah pelapor ke akun Twitter-nya, diketahui kalau salah satu relawan Jokowi-JK ini dilaporkan dengan tuduhan melanggar pasal 156 A dan atau pasal 28 ayat (2) KUHP jo pasal 45 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Saat ini pihak kepolisian sedang memproses kasus ini.
[piyungan]
Banyak S1 Bergelar Doktor di Senayan

Banyak S1 Bergelar Doktor di Senayan

14:06
Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta agar semua ijazah milik anggota DPR diperiksa. Hal tersebut terkait dugaan gelar palsu anggota dewan serta maraknya ijazah palsu dan jual beli ijazah.

"Saya usulkan periksa semua ijazah semua anggota. Screening aja, minta ke Dikti untuk pemeriksaan," kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/5).

Fahri mengatakan, persoalan ijazah palsu anggota DPR harus ditangani dengan serius. Sebagai wakil rakyat, anggota dewan tidak boleh menjadi contoh yang buruk bagi masyarakat. "Saya sering lihat di CV aslinya hanya S1 tiba-tiba bergelar doktor. Ini persoalan. Secara etik punya masalah," ujarnya.

Terkait anggota DPR fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra yang dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu, Wasekjen PKS itu menyerahkan sepenuhnya kepada MKD. MKD, lanjutnya, memiliki hak untuk membentuk panel dan melakukan pemeriksaan lebih jauh dan bahkan memeriksa seluruh anggota dewan.

"Itu urusan MKD. Pastilah akan diperiksa," kata Fahri.

Sebelumnya, Frans dilaporkan oleh mantan stafnya yang bernama Denti Noviany Sari ke MKD. Frans dilaporkan terkait dugaan pemecatan Denti yang dinilai semena-mena dan gelar doktor yang diduga palsu. Ketua MKD Surahman Hidayat pun membenarkan bahwa sudah ada laporan dugaan gelar doktor palsu milik Frans Agung Mula Putra.[ROL]

Kian Nyata Tanda Krisis Moneter 1998 Akan Terulang Kembali

13:41

Tanda-tanda ekonomi Indonesia memasuki masa gelap krisis ekonomi seperti terjadi di tahun 1998 semakin menjadi nyata, kata seorang pakar ekonomi dan pasar uang.

"Pemicunya karena pemerintah tidak konsisten terhadap sejumlah kebijakan yang telah dibuatnya. Akibatnya, terjadi inflasi dan melambannya pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2015," kata Pakar ekonomi dan pasar uang, Farial Anwar di Fakultas Ekonomi Unair, Selasa (26/5).

“Kita ini menganut rezim devisa bebas,” ujarnya.  Menurut Farial, situasi seperti ini menjadikan Indonesia terombang-ambing saat nilai dolar AS naik-turun. “Kita bukan antiasing, tapi kita terlampau liberal.”

Farial menyebut ada kekuatan besar pemodal asing yang mulai mencengkeram kedaulatan ekonomi Indonesia. Dia tidak mengatakan pemodal asing yang dimaksud, tapi Farial memetakan bahwa saat ini permodalan asing sudah masuk di sektor moneter. “Kita bayar bunga perkreditan hanya untuk orang asing".

Akibat dari itu semua, Farial memprediksi ekonomi Tanah Air akan jatuh seperti pada 2008. Dampaknya akan banyak perbankan yang terpuruk dan masih banyak lagi kasus-kasus seperti skandal Bank Century.

"Dilihat dari semua potensinya mengarah ke sana," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, devisa hasil ekspor selama ini tidak bisa dinikmati rakyat karena semua dana investasi dikuasai asing. Hal itu ditambah dengan persoalan dalam negeri yang tak pernah selesai. Di antaranya soal naik-turunnya harga bahan bakar minyak dan inflasi tertinggi se-Asia yang menyebabkan BI Rate masih bertahan pada 7,5% “Kita belum ke tahapan krisis 1998, tapi indikasinya ada".

Indikasi Awal Krisis

Indikasi awal krisis moneter, paparnya, ditandai larinya para pemodal asing dari Indonesia. Namun larinya pemodal belum terjadi saat ini meskipun beban rakyat sudah sangat berat imbas naik-turunnya harga bahan bakar dan bahan terus merangkaknya harga kebutuhan pokok.

Farial menyarankan pemerintah memberlakukan periodisasi yang jelas terhadap pergerakan naik-turunnya bahan bakar agar pelaku usaha bisa mengantisipasi.

"Karena yang terjadi di lapangan banyak harga bahan pokok yang tak turun meski BBM telah turun. Saya memberi sinyal," katanya.

Chief Executive Officer Kelola Mina Laut Group, Moh. Nadjikh melihat selama ini industri makro dan mikro berjuang sendiri.

"Peran pemerintah untuk menjembatani pengusaha agar bisa survive, masih terbatas. Pemerintah hanya mendorong masyarakat supaya terus belanja konsumtif," ujarnya.

“Kenapa UKM (usaha kecil menengah) kita tidak bisa berkembang? Karena misalnya ada order satu bulan dua kontainer tidak bisa, karena kita tidak memiliki modal sebanyak itu,” kata Nadjikh.

Sumber: Bisnis.com

PKS Prihatin Densus 88 Takut OPM Tapi Ganas Menyangkut 'Teroris Islam'

10:35

SIKAP diam pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri dalam menghadapi ancaman terorisme kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengundang keprihatinan anggota DPR.

Anggota Komisi III DPR dari F-PKS Aboebakar Al Habsyi  mengatakan, bahwa ancaman yang dilakukan mereka dalam melancarkan perang terbuka terhadap TNI, Polri dan masyarakat Papua merupakan bentuk teror yang nyata.

"Seharusnya Kepala Densus 88 dan Kepala BNPT menanggapi serius kelompok teroris yang dipimpin Puron Wenda dan Enden Wanimbo," ujar Aboebakar di Jakarta, Senin (25/5/2015), dirilis Pelita Online.

Hal ini, katanya, sikap Densus 88 bertolak belakang ketika menangkap dan memberantas teroris yang mengatasnamakan Islam. Hal ini patut dipertanyakan kenapa Densus 88 takut menghadapi teror yang terang benderang itu.

Akhirnya, beberapa kalangan membandingkan persoalan ini dengan penembakan yang dilakukan Densus terhadap Nurdin pada September tahun yang lalu.

"Sungguh aneh, jika ancaman terorisme itu muncul dari kelompok-kelompok akstremis berkedok agama. Densus 88 begitu sigap bertindak dan tak mengenal tempat," katanya.

Contohnya, tambah Aboe, Nurdin ditembak saat shalat Ashar karena dituding sebagai teroris. Namun, OPM yang sudah melancarkan ancaman teror yang secara terbuka malah takut.

"Kami berkesimpulan, jika Densus 88 memiliki standar ganda dalam mengkategorisasikan teroris," tandas politisi PKS ini.

Baca juga: Dalih Buru ISIS, Anak-anak Rumah Tahfidz Digeledah Densus88 Sambil Todongkan Senjata Api

[piyungan]

Berantas Prostitusi, Ridwan Kamil Akan Hukum 'Si Pengguna'

09:29

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil punya usul untuk menanggulangi prostitusi. Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, rencana jangka panjang Pemkot Bandung adalah menerapkan hukuman untuk pria hidung belang pemakai jasa bisnis seks.

"Sedang direncanakan, menghukum si penggunanya," kata Emil saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Senin (25/5/2015), dilansir KOMPAS.

Lebih lanjut Emil menambahkan, aturan tersebut sebenarnya bukan inovasi baru. Beberapa negara maju sudah menggunakan aturan tersebut. "Seperti di Swedia," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kawasan prostitusi Saritem kembali bergejolak setelah razia yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh Pemerintah Kota Bandung dan Kepolisian. Untuk menanggulangi gejolak sosial di kawasan tersebut, Wali Kota Bandung pun berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menangani masalah prostitusi di Kota Bandung.

"Kami sedang menyiapkan Satgas khusus untuk melawan prostitusi-prostitusi seperti Satgas PKL. Sedang disiapkan (konsepnya)," kata Emil saat ditemui di DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Senin (25/5/2015).

Emil menjelaskan, pembentukan Satgas Prostitusi ini bukan karena Bandung darurat prostitusi. Menurut dia, Ini merupakan salah satu upaya penghematan tenaga untuk melawan prostitusi di Kota Bandung yang juga kian kreatif.

"Kita harus cari cara kreatif sebagai solusi di masa depan. Capek kan main razia-raziaan," tuturnya.

Sebelum membentuk Satgas, saat ini Pemkot Bandung melalui Satpol PP tengah gencar melakukan razia-razia ke lokasi-lokasi indekost. "Pemkot akan konsisten terus-terusan lakukan razia," paparnya.
[piyungan]

Makin Banyak Tentaranya Yang Beragama Islam, Jerman Angkat Seorang Imam

17:08

Semakin banyaknya jumlah personel tentara Jerman yang beragama Islam, satuan militer negeri Panzer tersebut memutuskan untuk mengangkat seorang Imam guna memimpin kebutuhan ibadah tentara muslim.

Media lokal Jerman menyebutkan pengangkatan ini secara resmi dilakukan oleh satuan militer Jerman pada Sabtu (23/5) kemarin. “Islam telah menjadi agama terbesar ketiga di Jerman dan kami mencoba menyediakan seorang Imam untuk tentara Muslim kami,” kata juru bicara satuan militer Jerman dilangsir dari situs Onislam.net.

Peningkatan jumlah personel Muslim ini pada bulan lalu telah membuat pemerintahan Jerman membuka pusat Ibadah bagi tentara Muslim di bagian Barat Kota Koblenz. Hal ini sebagai bentuk persamaan hak antara anggota militer Jerman karena sebelumnya tentara Jerman yang beragama Katolik dan Protestan juga telah memiliki gereja masing-masing untuk menjalankan perintah agama mereka.

Berdasarkan data yang dimiliki satuan militer Jerman, saat ini mereka telah memiliki sebanyak 1.600 personel muslim. Sementara penduduk Muslim yang berdiam di Jerman saat ini tercatat sebanyak 4 juta jiwa termasuk 220 ribu yang berdomisili di Ibu Kota Berlin.

Dengan semakin banyaknya personel muslim, satuan militer berharap beberapa persoalan yang menyangkut kepentingan umat Islam di Jerman lebih mudah untuk diselesaikan. Sebab dalam beberapa waktu terakhir, di Jerman juga marak aksi islamofobia yang dilancarkan oleh kelompok anti-Islam.(rz/eramuslim)

Fahri Hamzah: DPR Akan Bangun Alun-alun Demokrasi

08:27

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah  menyatakan, tahap pertama dalam rangka implementasi reformasi DPR di bidang penguatan kelembagaan adalah membangun alun-alun demokrasi, sebuah plaza reformasi bagi publik. Alun-alun demokrasi akan menjadi tempat unjuk rasa dan penyampaian aspirasi publik terbesar di Indonesia.

Hal itu diutarakannya di depan Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5) dipimpin Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

Menurutnya, alun-alun tersebut disiapkan khusus untuk menyatakan pendapat dan perasaan, maka pelaksanaan pelaksanaan demo di tempat tersebut sangat dilindungi sebagai mimbar kebebasan berpendapat yang aman dan damai tanpa kerusuhan dan ketegangan aparat.

Secara keseluruhan, lanjut politisi PKS ini, implementasi reformasi DPR akan dilakukan melalui 7 tahapan. Setelah tahap pertama pembangunan alun-alun demokrasi, tahap kedua membangun museum dan perpustakaan, tahap ketiga membangun jalan akses bagi tamu dan publik ke Gedung DPR dan tahap keempat membangun visitor center.

Tahap kelima pembangunan ruangan pusat legislasi dan perancangan Undang-undang, tahap keenam pembangunan ruang anggota dan tenaga ahli yang standar serta ketujuh integrasi kawasan.Integrasi kawasan yaitu mengintegrasi tempat tinggal anggota dengan kantor kerja anggota yang secara umum akan menjadi ikon baru di ibukota negara.

"Tempat ini nantinya akan menjadi tujuan kunjungan baik warga negara Indonesia maupun WNA yang ingin mengetahui perjalanan Indonesia khususnya perjalanan cabang kekuasaan legislatif di Indonesia. Ini adalah memori dan pengetahuan kolektif bangsa," jelas Fahri menambahkan. (mp)

Sumber: dpr.go.id

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Bantu Pengungsi Rohingya

13:50

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali menyalurkan bantuan untuk Rohingya, baru-baru ini, Kamis (15/5) dan Ahad (17/5). Bantuan ini diberikan sebagai respon atas kondisi pengungsi Rohingya yang memperihatinkan di Aceh.

Bantuan kemnusiaan yang diberikan berupa pelayanan medis, makanan, susu, pembalut wanita dan busana layak pakai bagi mereka mendarat di Aceh Utara dan Langsa. Diharapkan dengan bantuan tersebut, mampu mengurangi penderitaan para pengungsi Rohingya yang selama dua hingga tiga bulan terombang ambing di laut Andaman dan Selat Malaka.

Menurut salah satu keterangan dari pengungsi Rohingya yang dihimpun oleh relawan BSMI, sebelumya mereka ke Bangladesh untuk mendapatkan suaka politik pasca konflik horisontal di Rakhine. Disebabkan tidak adanya kejelasan tinggal di Bangladesh, sejumlah pengungsi Rohingnya menaiki kapal laut bersama para pencari kerja asal Bangladeh dengan tujuan Malaysia. Ketika tiba di daratan Thailand, mereka tidak mendapat sambutan baik dari pemerintah setempat, sehingga harus melanjutkan perjalanan laut ke Malaysia yang akhirnya sang nakhoda meninggalkan kapal.

Humas BSMI Pardian Sulaiman mengatakan sebanyak 256 pengungsi Rohingya dan 421 warga Bangladesh diselamatkan oleh nelayan Aceh Jumat (15/5). Kini mereka ditempatkan di gudang Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa. Sedangkan 600 pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang terdampar di Lhoksukon, Ahad (10/5), kini menempati lokasi pengungsian di Tempat Pelelangan Ikan Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Sedangkan 98 pengungsi Rohinya juga ditemukan di Langkat, Sumatera Utara dan akan dipindahkan ke Medan untuk pencatatan imigrasi. Diperkirakan gelombang pengungsi masih akan berdatangan karena ada ribuan pengungsi yang masih berada di laut.

Saat memberikan pemeriksaan kesehatan oleh relawan medis BSMI Propinsi Sumatera Utara, kondisi para pengungsi pengungsi di Aceh Utara dan Langsa sebagian besar banyak mengalami diare, dehidrasi, kekurangan nutrisi dan gangguan pencernaan lainnya. Akibat kondisi mereka di laut (2-3 bulan) dengan makanan yang sangat terbatas sehingga membuat kondisi kesehatan dan stamina para pengungsi sangat lemah, khususnya anak-anak dan perempuan.

Sebanyak 13 orang sudah dirawat di RSUD Cut Mutia Aceh Utara dan 40 orang di RSUD Langsa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lengkap. Untuk saat ini sangat dibutuhkan adalah perlengkapan alas kaki (sandal), oral hygine, private hygine, obat-obatan khususnya untuk diare, dyspepsia dan elektrolit.

"BSMI mengajak para dermawan untuk mengurkan uluran tangan membantu saudara-saudara kita, pengungsi Rohingya, yang kini mengungsi sementara di Aceh. Bantuan dan dukungan moril kepada mereka merupakan sebuah bentuk belas kasih sayang kepada sesama," kata Pardian. (ROL)
Ali Mustafa Yaqub: Banyak Agen Zionis di Indonesia

Ali Mustafa Yaqub: Banyak Agen Zionis di Indonesia

09:37
Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Mustafa Yaqub (tengah). 
Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Mustafa Yaqub mengingatkan, masyarakat Muslim Indonesia untuk selalu waspada dengan gerakan Zionis. Pasalnya, banyak kepanjangan tangan Zionis yang ikut beraksi di Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengganggu kepentingan umat Islam.

"Saya pernah ngobrol dengan seorang jenderal. Agen Zionis ada di mana-mana, semua lini, ada agen seperti itu," katanya kepada Republika Online, Rabu (7/5) malam WIB.

Menurut Ali Mustafa, agen Zionis bekerja sesuai dengan Protokol Zionisme yang dibuat di Basel, Swiss pada 1895. Dari 24 pasal, kata dia, tujuan Protokol Zionisme adalah untuk menguasai dunia. Bisa saja, menaruh presiden yang sesuai dengan kepentingan mereka.

Dia pun menyebut, agen Zionis di Indonesia, memiliki fisik, yang sangat tidak diduga. "Jangan kita bayangkan agen itu, orangnya tinggi. Agen Zionis orangnya pendek, rambut item, hidungnya pesek. Kepentingan Zionisme itu banyak sekali. Itu kita waspada," ujar Ali Mustafa.

Disinggung tentang simbol mata satu dan segitiga yang dipasang di kafe milik putra pertama Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, ia malah balik bertanya. "Anda baru tahu di Indonesia banyak agen Zionis?" Dia mengingatkan, tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan. Semuanya, lanjut dia, pasti sudah direncanakan dan kita saja yang tak mengetahuinya.
Ali Mustafa juga menyinggung, mengapa simbol yang dipajang di kafe Markobar di Solo, tidak menggunakan kesenian Jawa, malah membuat interior yang diketahui masyarakat global sebagai simbol Iluminati atau gerakan Freemason yang ingin membentuk negara Israel Raya. [Republika]

Di Malaysia Produk Dari Kulit Babi Tertera Jelas Tak Menipu Konsumen, Kenapa Indonesia Tidak?

09:29


Tadi di dalam toko, melihat sepatu dengan lambang khusus di atasnya. Ternyata dibuat dari kulit babi. Tapi konsumen dikasih tahu, biar jelas.

Beda dengan Indonesia. Di indonesia ada banyak kulit babi yang dibawa masuk masjid, karena orang tidak sadar. Beli sarung Hp, dompet, sabuk, dll dengann harga sangat murah. Mereka tidak cek, dan tidak tahu bahwa kulit murah itu adalah kulit babi yang diimpor dari Cina.

Di malaysia lebih jelas. Kenapa Indonesia tidak bisa?


*dari status fb Gene Netto (7/5/2015) yang lagi di Malaysia

Raja Salman Pecat Kepala Protokol Istana Yang Tampar Wartawan

14:15


Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud pada Selasa (5/5/2015), telah memecat kepala protokol kerajaan tak lama setelah sebuah video yang di-posting di dunia maya menunjukkan pejabat itu menampar seorang wartawan foto.

Kantor berita resmi SPA, menyebutkan, Raja Salman mengganti Kepala Protokol Kerajaan, Mohammad al-Tobayshi, dengan Khalid al-Abbad.

Raja Salman memecat Mohammad al-Tobayshi setelah tertangkap basah di kamera sedang menampar seorang wartawan foto yang sedang meliput acara resmi kenegaraan kunjungan Raja Maroko di Ibu Kota Riyadh.

Dalam video, Mohammad al-Tobayshi terlihat sedang memutar tubuhnya lalu menampar seorang wartawan foto ketika kedua raja itu sedang memberi salam dengan mencium pipi masing-masing saat penyambutan di bandara.

Potongan pendek dari video itu sempat tersebar amat luas lewat internet di Arab Saudi, dan banyak orang berkomentar, mendesak agar ada tindakan untuk menghukum Al-Tobaishi.

Sikap cepat Raja Salman dalam merespons hal ini dengan memecat Al-Tobaishi menekankan kesan sikap tegas yang ingin disampaikannya dalam beberapa bulan pertama sejak ia memegang tampuk kekuasaan, demikian kutip BBC.

Raja Salman diangkat menjadi raja di Arab Saudi pada bulan Januari lalu, menggantikan Raja Abdullah yang meninggal dunia karena infeksi paru-paru.

Ia merupakan saudara dari almarhum Raja Abdullah dan pemerintahannya dianggap memunculkan generasi baru dalam pemerintahan negara kerajaan itu. (Hidayatullah)

Selamat Jalan Mas Pepeng, Surga Menantimu...

14:03
 
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun... Kabar duka itu datang. Ferrasta Soebardi atau yang akrab disapa Pepeng meninggal dunia, Rabu (6/5) pagi di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat.

Kabar tersebut disampaikan oleh sahabat yang juga pengamat musik Indonesia, Bens Leo.

"Beliau sudah wafat, sekitar pukul 10.02 WIB," ujar Bens Leo. Dikatakanya, Pepeng masuk ke ruang ICU sejak pukul 02.00 dini hari.

Pepeng meninggal dikelilingi keluarganya. Seorang putranya yang bernama Mio, dan Tami, istrinya. Menurut penuturan Bens, Pepeng seperti menunggu istrinya datang sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Bens sendiri kebetulan berada di sana. Ia sedang menjemput istrinya yang memang seorang dokter di RS Puri Cinere. Pukul 09.30 WIB, sang istri berkata bahwa Pepeng sedang kritis.

Bens pun masuk ke ICU, mengunjungi Pepeng. "Dia bilang, 'Dada saya sesak'. Dia juga sempat pegang tangan saya," ujar Bens lagi.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Pepeng langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Bumi 9 Nomor 98, Komplek Bumi Pusaka Cinere, Depok.

Pepeng dikenal sebagai komedian. Selain di televisi dan radio, Pepeng pernah menjadi pekerja kantoran. Ia lantas beken dengan telekuis Jari-jari, hingga kini.

Diketahui, sejak 10 tahun terakhir, pria kelahiran Sumenep, 23 September 1954 itu mengidap penyakit langka yang dikenal dengan nama multiple sclerosis. Yakni, kelainan peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang. Pepeng harus memakai kursi roda karenanya. Meski begitu, Pepeng tetap pernah memandu Jari-jari lewat situ.

Selama 10 tahun mengidap penyakit itu, Pepeng dikenal sangat sabar. Hal itu dinyatakan oleh Haji Jazuli Juwaini, Lc, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) yang sekitar dua bulan lalu datang bersilaturrahim ke kediaman Pepeng di Perumahan Bumi Pusaka Cinere, Kota Depok.

"Saya datang bukan menjenguk yah, (tapi) belajar, yang pertama saya mau belajar tentang kesabarannya. Bayangkan, sepuluh tahun, siapa orang yang tidak kenal mas Pepeng dalam dunia seni dan budaya? Tiba-tiba Allah SWT tunjukkan cinta-Nya sama dia," kata Jazuli saat itu.

Menurut Jazuli, Pepeng bisa kuat dalam kesabarannya karena faktor keimanannya.

"Ternyata beliau bisa tangguh itu, sama-sama kita tangkap tadi, yang berulang-ulang dia sebutkan tadi, keimanan itu yang membuat dia bisa luar biasa. Membuat semuanya menjadi ringan tidak ada beban," papar Jazuli.

"Harus banyak belajar dari beliau, tentang kesabaran," Jazuli mengulangi.

Di akhir kunjungannya saat itu, Jazuli mendoakan agar Pepeng diberikan yang terbaik dan menekankan bahwa kesabaran atas cobaan dari Allah tak akan sia-sia. "Allah Maha Mendengar, Allah tidak pernah tidur, Allah akan nilai detik-detik yang kita lalui. Allah tidak akan sia-siakan hamba-Nya yang berbuat baik," pungkas Jazuli.

Allohumaghfirlahu warhamhu... Selamat jalan Mas Pepeng Soebardi.

Semoga Alloh memberi tempat yang indah di syurga karena kesabaranmu menerima ujian-Nya.
*piyungan

Kepalan Tangan Ridwan Kamil

14:16

Ridwan Kamil sosok pemimpin cerdas dan pekerja keras. Tak heran ide dan kinerja Walikota Bandung ini mendapat support dari masyarakat.

Momentum peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) yang pekan ini digelar di Bandung menjadi ajang pembuktian kinerja Kang Emil, begitu beliau akrab disapa. Segala resources (sumber daya) beliau berdayakan untuk suksesnya acara tingkat dunia ini.

Persiapan terakhir perhelatan KAA yang berlangsung hari Minggu (19/4/2015) kemarin diisi dengan gotong royong kerja bhakti warga Bandung. Dan Kang Emil tak hanya pandai beretorika tapi langsung terjun ke lapangan menjadi teladan.

"Pemimpin yg mau turun langsung dan bergabung dengan warganya, itu diantara sejuta cuma satu orang, yaitu Kang Emil. Semoga Alloh SWT selalu memberikan kesehatan...Amiiin~," ujar Dadan Permana.

"Salam dari maumere, flores utk semua warga bandung dan idolaku mang RK. Mugia sing sukses KAA na," tulis Mikael Jefrison Leo di kolom komentar fanpage Ridwan Kamil.

"Biar bukan warga bandung...saya kok bangga punya pemimpin spt kang emil...liat saja di foto ini...bukti bahwa beliau mampu memberikan semangat dan jd orator yg baik...jd ingat bpk proklamator kita...yaitu bpk presiden soekarno yg mampu membangkitkan semangat rakyatny dan itu dipunyai sosok bpk ridwan kamil...baarokalloh bpk...bekerjalah untuk ibadah...sukses kaa dbandung...maju bandung...sukses kang emil jg wargany," tulis netizen Mila Ajah.

"Kang emil mah begitu orangnya. Walau dana buat KAA blum cair ga peduli tetep aja kerja. Ga kaya tetangga sebelah kerja aja blum mulai udh teriak2 soal dana," komen Nina Intania.

"Walau tanpa harus di bayar...antusias warga bandung semangat 45'nya mantap..karna pemimpin nya MEMBERI CONTOH YANG BAIK.panjang yuswa kang emil, meh bandung merenah," kata Kamil Bari Adnan.

Netizen lain mengomentari foto 'Kepalan Tangan Ridwan Kamil', "Walau didepannya banyak ibu2 tp sy yakin siapapun yang melihat poto ini akan bilang bahwa dia pemimpin ....... bukan sedang demo panci apalagi petugas partai. Nuhun".

***

Apakah foto 'Kepalan Tangan Ridwan Kamil' ini kembali bikin Jokower kebakaran jenggot seperti foto 'peci' Ridwan Kamil? :)


*foto dari fanpage Ridwan Kamil dengan tulisan: Hatur nuhun kepada seluruh warga yang turut kerja bakti pagi tadi untuk persiapan KAA ke-60. Mari bersama pertahankan budaya sabilulungan demi kota Bandung tercinta.

'Presiden' Ridwan Kamil Jadi Trending Topic

13:42

Gladi Bersih persiapan Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Bandung, Kamis (16/4/2015) kemarin membuat heboh netizen.

Bukan karena kehadiran Presiden Joko Widodo yang meninjau lokasi kegiatan KAA itu, tapi sosok Walikota Bandung Ridwan Kamil yang berpeci saat mendampingi Jokowi yang dikira wisawatan asing sebagai Presiden RI.

"Your president is very handsome, cool dan look clever, wearing black tradition hat (kopeah) and eye glases.. he look young.. how old is he?" komentar dan tanya turis Jerman seperti disampaikan netizen Ridwan Fathurrohman.

Bukan saja orang bule yang berpositive thinking presiden RI adalah Ridwan Kamil, publik terutama di netizen juga menyatakan Ridwan Kamil yang lebih pas jadi Presiden RI.

"Kayaknya pantesan kang emil presidennya..auranya dapet, integritasnya dapet, kapabilitasnya dapet," ujar netizen Sapto Abadi saat mengomentari foto Gladi Bersih KAA yang diaplod Ridwan Kamil di facebook.

Netizen lain, Sidrotun Naim, menulis di status fb-nya "Barusan saya chatting dgn sobat saya dari Kenya dan South Africa, saya tunjukkan foto gladi resik KAA di Bandung. Mereka terpesona dengan 'Presiden' yg katanya fotogenik dengan topi (peci) khas Indonesia. Rupanya mereka menyangka yang Presiden itu Ridwan Kamil, berhubung Bung Karno sebagai penggagas KAA, bajunya putih dan berpeci hitam. Cara Kang Emil menggulung baju putihnya, jadi mirip cara Prabowo pake seragam putih-krem dan peci hitam :) Walikota Bandung memang keren, sudah cakep, visual Bandung pun makin cakep, semoga diiringi dengan content. Yang jelas, Bandung skrg lebih nyaman, banyak tempat publik berinteraksi."

Foto dan berita 'Presiden' Ridwan Kamil pun beredar luas di twitter, dan Jumat (17/4/2015) siang ini istilah 'Presiden' Ridwan Kamil masuk menjadi Trending Topic di twitter.

Banyak publik yang ternyata sangat berharap dan mendambakan Ridwan Kamil yang jadi Presiden RI. Semoga Allah SWT kabulkan keinginan dan harapan publik ini.[piyungan]